Aku mencintai seseorang, yang tak tahu harus melangkah ke mana untuk menemukan arahnya. Bukan karna tak punya tujuan, hanya saja, ia selalu bingung. Ingin jalan terus atau berbelok. Saat ini, dia hanya terdiam, terpaku di tempatnya. Disaat manusia lain sibuk mencari pilihan, ia memenuhi pikirannya sendiri dengan berbagai pilihan yang ia ciptakan sendiri. Tujuannya sebenarnya satu, menemukan sesuatu yang sesuai dengan apa yang hatinya inginkan. Di sisi lain, hatinya masih menyimpan satu, yang tak sesuai dengan harapannya namun selalu mengganggu pikiran dan masih bersarang di relung hatinya meski berkali ia mencoba membunuh perasaan itu dan mencari penggantinya. Aku tak tau bagaimana perasaannya sekarang, tak tahu apakah masih ada si pengganggu itu di hatinya atau sudah ada seseorang yang ia inginkan menggantikan posisi itu. Tapi satu hal yang aku tau, dia tetaplah manusia di persimpangan yang tak tau harus apa, kemana, dan bagaimana.
Aku sudah menemukan kembali Pangeranku. Doakan saja agar tak hilang lagi.