Teruntuk diri sendiri ...
Ada kalanya kita memang akan merasa sesedih itu. Menangis sepanjang malam, sendirian, dan kesepian. Sesak, ya? Tapi tenang aja, hidup ini berputar kok. Kemarin mungkin kita terlalu bahagia dan bersemangat, mungkin kemarin kita lupa bersyukur sampai akhirnya kita ga sadar putaran hidup kita telah sampai pada titik paling rendah lagi.
Gapapa.
Gapapa.
Gapapa.
Biarkan diri menangis sampai lelah, sampai mata ini terpejam, dan sampai sembuh rasa perih di hati ini.
Dia, tak harus selalu ada. Dia tak harus selalu menemani. Kalau kita memang rumah untuknya, dia akan kembali tepat sebelum hari menggelap. Atau mungkin bisa saja sedikit terlambat. Atau bisa saja ia memang tak kembali karna suatu alasan.
Ingatlah, setiap orang akan bertahan sementara saja. Sementara bisa berarti hitungan detik, menit, jam atau bahkan tahun. Jatah 'sementara' setiap orang selalu berbeda-beda, tidak ada yang tau. Tidak ada yang tau berapa lama ia ada di sisi kita. Setiap yang datang, pasti akan pergi dengan cara yang sudah ditentukan takdir.
Gapapa kalau harus kehilangan.
Gapapa kalau harus terluka.
Gapapa kalau harus bersedih.
Gapapa kalau harus kesepian.
Jangan lupa kalau kita juga sementara.
Kita, ga akan selamanya ada di sini. Bertahanlah, setidaknya untuk sedikit lebih lama lagi. Kita kuat, kita tau itu.
Komentar
Posting Komentar